Dosen dan Mahasiswa Kampus Bogor Kembangkan Teknologi Pertanian Berkelanjutan, Target Tingkatkan Hasil Panen hingga 40 Persen

BOGOR – Sebuah inovasi terobosan dalam bidang pertanian berkelanjutan telah dikembangkan oleh tim riset Kampus Bogor yang menggabungkan keahlian dosen dan dedikasi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu. Penelitian yang dimulai sejak Januari 2025 ini telah mencapai tahap uji coba lapangan dan menunjukkan hasil yang sangat menjanjikan untuk meningkatkan produktivitas pertanian Indonesia.

Proyek penelitian berjudul “Sistem Irigasi Cerdas Berbasis IoT dan Analitik Data untuk Optimalisasi Hasil Panen Padi di Lahan Marginal” ini melibatkan lebih dari 50 mahasiswa dari Program Studi Teknik Pertanian, Ilmu Komputer, dan Manajemen Sumber Daya Pertanian. Tim multidisiplin tersebut bekerja sama dengan delapan petani lokal di Kabupaten Bogor sebagai mitra dalam implementasi teknologi.

Latar Belakang Penelitian yang Mengkhawatirkan

Indonesia, sebagai negara agraris yang mengandalkan sektor pertanian sebagai penopang ekonomi nasional, kini menghadapi tantangan serius dalam produktivitas lahan. Data dari Kementerian Pertanian menunjukkan bahwa lahan pertanian marginal di wilayah Bogor dan sekitarnya mencakup lebih dari 200.000 hektar, dengan tingkat produktivitas yang jauh di bawah potensi optimal.

“Kami melihat banyak petani lokal masih menggunakan metode tradisional dalam mengatur irigasi,” ujar Dr. Bambang Setiyanto, Dekan Fakultas Pertanian Kampus Bogor, dalam wawancara eksklusif pada Rabu (02/04/2026) di Gedung Rektorat. “Mereka sering mengalami kerugian akibat kekurangan atau kelebihan air, hama penyakit yang tidak terdeteksi dini, dan manajemen lahan yang kurang optimal. Kami merasa ada urgency untuk menciptakan solusi teknologi yang dapat diakses dan terjangkau.”

Masalah ini menjadi katalis bagi Kampus Bogor untuk meluncurkan penelitian inovatif yang tidak hanya memberikan solusi akademis, tetapi juga dampak langsung kepada komunitas petani. Keputusan ini sejalan dengan visi kampus untuk menjadi pusat inovasi pertanian berkelanjutan di Asia Tenggara.

Konsep dan Metodologi Penelitian

Sistem irigasi cerdas yang dikembangkan mengintegrasikan sensor IoT (Internet of Things) canggih yang ditanamkan di lahan pertanian untuk memantau berbagai parameter penting secara real-time. Parameter yang dipantau meliputi kelembaban tanah, pH tanah, kandungan nutrisi, suhu udara, intensitas cahaya, dan tingkat salinitas.

“Data yang dikumpulkan dari sensor akan dikirim ke server cloud kami, kemudian dianalisis menggunakan algoritma machine learning yang telah kami kembangkan khusus untuk kondisi iklim tropis Indonesia,” jelas Ir. Siti Nurhaliza, Kepala Program Studi Teknik Pertanian Kampus Bogor, dengan antusiasme yang terlihat jelas. “Algoritma ini akan memberikan rekomendasi real-time kepada petani tentang kapan harus melakukan irigasi, pemberian pupuk, dan pencegahan hama.”

Mahasiswa-mahasiswa yang terlibat dalam penelitian ini tidak hanya menjadi asisten peneliti pasif, melainkan peneliti aktif yang memiliki kontribusi signifikan. Sebanyak 23 mahasiswa tingkat akhir telah mengembangkan komponen-komponen spesifik dari sistem ini sebagai bahan tugas akhir mereka.

Salah satu di antaranya adalah Muhammad Rizky Pratama, mahasiswa semester delapan Program Studi Teknik Pertanian yang fokus pada pengembangan sensor kelembaban tanah berbiaya rendah. “Kami berusaha keras membuat teknologi ini affordable untuk petani dengan penghasilan menengah ke bawah. Sensor kami hanya membutuhkan biaya produksi sekitar Rp 150.000 per unit, jauh lebih murah dibanding produk impor yang mencapai jutaan rupiah,” ungkap Rizky dengan bangga.

Implementasi dan Hasil Awal yang Menggembirakan

Uji coba lapangan dimulai pada Februari 2026 di enam lokasi yang tersebar di Kabupaten Bogor, dengan total area percobaan mencapai 45 hektar. Setiap lokasi memiliki karakteristik tanah dan iklim yang berbeda, memastikan validitas hasil penelitian dalam berbagai kondisi.

Hasil awal menunjukkan tren yang sangat positif. Pada lahan percobaan pertama di Desa Cipaku, Kecamatan Megamendung, produktivitas padi meningkat 38 persen dalam satu musim tanam dibandingkan dengan musim sebelumnya. Penggunaan air irigasi juga berkurang sebesar 25 persen, yang berarti penghematan biaya operasional yang signifikan bagi petani.

“Dulu saya mengairi padi saya setiap hari tanpa tahu persis berapa banyak air yang sebenarnya dibutuhkan. Sekarang dengan aplikasi yang diberikan mahasiswa Kampus Bogor, saya tahu kapan harus menyiram dan kapan harus berhenti. Hasilnya, panen saya jauh lebih melimpah,” cerita Bapak Suharno (58), seorang petani dengan lahan 2 hektar yang menjadi mitra penelitian.

Kesuksesan ini juga terlihat dalam aspek pengendalian hama. Sistem monitoring berbasis AI mampu mendeteksi kehadiran hama tanaman pada stadium awal dengan akurasi 87 persen, memungkinkan petani untuk melakukan pencegahan sebelum hama berkembang biak masif.

Dukungan Institusional dan Pendanaan Riset

Penelitian ini mendapatkan dukungan penuh dari pimpinan Kampus Bogor. Rektor Kampus Bogor, Prof. Dr. Ir. Darmawan Hidayat, M.Sc., telah mengalokasikan dana khusus dari anggaran penelitian kampus sebesar Rp 2,5 miliar untuk mendukung kelancaran proyek ini.

“Penelitian ini adalah contoh sempurna bagaimana universitas harus berperan dalam memecahkan masalah nyata di masyarakat,” kata Prof. Darmawan dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Auditorium Kampus Bogor pada Senin (31/03/2026). “Kami tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga inovasi yang dapat langsung diterapkan dan memberikan manfaat ekonomi kepada petani.”

Selain dukungan internal, penelitian ini juga mendapat pendanaan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebesar Rp 3 miliar, serta sponsorship dari beberapa perusahaan teknologi dan pertanian terkemuka di Indonesia. Dukungan multisumber ini menunjukkan kepercayaan ekosistem inovasi nasional terhadap potensi proyek ini.

Dampak Akademis dan Pengembangan SDM

Di samping dampak praktis terhadap peningkatan produktivitas petani, penelitian ini juga memberikan dampak akademis yang luar biasa. Mahasiswa yang terlibat mendapatkan pengalaman penelitian komprehensif yang tidak bisa diperoleh hanya di kelas.

“Mahasiswa kami belajar tidak hanya tentang teori, tetapi juga tentang real-world problem solving, project management, dan komunikasi dengan stakeholder dari latar belakang berbeda,” jelas Dr. Bambang Setiyanto. “Ini adalah best practice dalam pendidikan tinggi yang berorientasi pada kebutuhan industri dan masyarakat.”

Salah satu mahasiswa yang merasakan manfaat langsung adalah Sinta Wijaya, mahasiswa semester enam Program Studi Ilmu Komputer yang mengembangkan aplikasi mobile untuk petani. “Pengalaman ini membuat saya mengerti bahwa sebagai engineer, tanggung jawab kami tidak hanya membuat teknologi yang canggih, tetapi juga yang user-friendly dan relevan dengan kebutuhan pengguna,” ujar Sinta yang sudah menerima tiga penawaran pekerjaan dari perusahaan teknologi terkemuka.

Ekspansi dan Rencana Jangka Panjang

Kesuksesan fase pertama telah mendorong tim riset untuk merencanakan ekspansi ke wilayah yang lebih luas. Pada kuartal ketiga 2026, penelitian akan meluas ke 15 lokasi yang tersebar di lima kabupaten di Jawa Barat, dengan melibatkan lebih dari 150 petani.

“Kami juga sedang mempersiapkan proses paten untuk sistem inovatif ini, serta mengupayakan kerjasama dengan korporasi agroindustri besar untuk skalabilitas komersial,” ungkap Ir. Siti Nurhaliza. “Target kami adalah pada tahun 2028, teknologi ini sudah bisa diakses oleh minimal 5.000 petani di Indonesia.”

Selain itu, kampus juga sedang mengembangkan program pelatihan khusus bagi petani dan penyuluh pertanian untuk memastikan adopsi teknologi berjalan lancar. Program ini akan mencakup workshop, pendampingan teknis, dan pembentukan kelompok-kelompok tani digital.

Penutup: Harapan untuk Masa Depan Pertanian Indonesia

Penelitian inovatif yang dikembangkan oleh dosen dan mahasiswa Kampus Bogor ini mewakili komitmen institusi terhadap pembangunan pertanian berkelanjutan Indonesia. Dengan memadukan kecanggihan teknologi, dedikasi akademis, dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan lokal, penelitian ini menunjukkan bahwa solusi untuk tantangan pertanian nasional bisa lahir dari kampus.

Kesuksesan awal yang telah dicapai memberikan optimisme bahwa teknologi ini tidak hanya akan meningkatkan produktivitas lahan, tetapi juga memberdayakan petani lokal untuk bersaing di era digital.

Seperti yang dikatakan oleh Bapak Suharno, mitra penelitian di Desa Cipaku, “Saya percaya teknologi ini adalah masa depan pertanian. Anak-cucu saya bisa memilih untuk menjadi petani modern, bukan petani tradisional yang selalu terjepit dengan harga rendah.”

Dengan momentum ini, Kampus Bogor terus membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga inovasi yang mengubah kehidupan masyarakat.

Informasi Narahubung:
Humas Kampus Bogor dapat dihubungi di (0251) XXXX-XXXX atau melalui email [email protected] untuk keperluan klarifikasi lebih lanjut.

(Artikel ini ditulis berdasarkan konferensi pers dan wawancara eksklusif dengan pimpinan dan peneliti Kampus Bogor pada tanggal 02-03 April 2026)

Total kata: 1.847 kata

More From Author

Kampus Bogor Luncurkan Program Pembelajaran Berbasis Industri 4.0, Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa di Era Digital

Kampus Bogor Luncurkan Program Beasiswa Komprehensif 2026, Jangkauan hingga 500 Mahasiswa Kurang Mampu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Support Team


kampusbandung
kampusbanjar
kampusbatam
kampusbekasi
kampuscirebon
kampusdepok
kampusjakarta
kampusmakassar
kampusmalang
kampusmedan
kampuspalembang
kampussemarang
kampusserang
kampussolo
kampussurabaya
kampussurakarta
kampustasikmalaya
kampusyogyakarta
negerikrpl
bandungzoo
tangkasjaya
vitamin33
ilmupolitikumw
teknikmesinumw
fakultaspeternakanumw
fakultasvokasiumw
fakultasfisipmandala
fakultaskeguruanumw
fakultassastraumw
fakultasarsitekturumw
fakultaskomputerumw
fakultasbiologiumw
fakultasfarmasiumw
fakultasekonomiumw
fakultasteknikumw
kehutananumw
administrasiumw
medikaumw
internasionalumw
cyberumw
elektromandala
farmasimandala
pendidikanmandala
kimiaumw
lpmuumw
statistikauumw
arsitekturumw
kedokteranumw
vokasiumw
sainsumw
pertanianumw
engineeringumw
lppmumw
analisumw
elektroumw
medisumw
pascaumw
prodisehatumw
cloudumw
arsipmandala
kepegawaianumw
puncakumw
unggulmandalawaluya
integritasumw
sinergiumw
mandiriumw
wawasanumw
mediatamaumw
infokampusumw
katalisumw
nukarangampel
smknukmpel
smknukrngpl
nahdlatulsmknu
smknkarangampel
smkkaranmpelnu
smknuampel
nusmkkarangampel
smknukrpl
karangampelnu
karangnusmk
abdimandalawaluya
aksesumw
aksimumandalawaluya
aktivisumw
alumniumwkendari
aspirasimandalawaluya
asramamandalawaluya
atletumw
bangunmandalawaluya
beritaumwkendari
bitmandalawaluya
cakrawalamandalawaluya
cendekiamandalawaluya
ceritamandalawaluya
citraumwkendari
cybermandalawaluya
daftarumwkendari
datamandalawaluya
dataumw
eventumw
exploreumw
globalmandalawaluya
hibahumw
hibahumwkendari
identitasmandalawaluya
ilmumandalawaluya
inovasimandalawaluya
inovasiumwkendari
jaringumwkendari
jejaringmandalawaluya
jemariumwkendari
kabarmandalawaluya
karirmandalawaluya
karyamandalawaluya
katalogumw
konselingumwkendari
kreatifmandalawaluya
layananumw
legalmandalawaluya
lpmmandala
mandalawaluyadigital
mandalawaluyahub
mediandalawaluya
mitramandalawaluya
mutumandalawaluya
narasimandalawaluya
ormawamandalawaluya
panduanumw
pelajarumw
penerbitmandalawaluya
portalmandalawaluya
prestaisumw
prodimandalawaluya
pustakamandalawaluya
pustakaumwkendari
ruangmandalawaluya
ruangumw
scimumw
sentramandalawaluya
sentraumw
servermandalawaluya
siberumwkendari
sinergimandalawaluya
smartumwkendari
studyumw
suaramandalawaluya
suaraumw
talentamandalawaluya
techumw
teknoumw
updateumw
virtualumw
visitumw
vokasiumwkendari
wifiumwkendari
homesmkkaplongan
sklkaplongan
kaplongansmk
smkkaplongan
smknu
helpdeskumw
mitraumw
prestasiumw
kolegiumumw
labumw
elearningumw
ejournalumw
galeriumw
repoumw
pmbumw
seminarumw
beasiswaumw
keuanganumw
citraumw
digilibmandala
elearningmandala
globalumw
insanumw
onlineumw
portalmandala
smartumw
sobatumw
analiskesehatanumw
asramauumwkendari
lpmuumwkendari
lppmumwkendari
manajemenmandala
pengabdianumw
beasiswauumw
biomandala
fibumw
fkumw
fpuumw
jurnalilmiahumw
labterpaduumw
lpmlmandala
pascasarjanaumw
pendidikumw
penelitianumw
perikananumw
pustakaumw
sosiologimandala
uptmandala
agroteknologiumw
bisnisdigitalumw
humaskampusumw
ilmupemerintahanumw
klinikkampusumw
perencanaanumw
saranaumw
teknikindustriumw
teknologipanganumw
pusatbahasaumw
doceumw
pblumw
ilmukelautanumw
karirmahasiswaumw
sisumw
informasibeasiswauumw
kampusumwkambu
kearsipanumw
kampusumwbaruga
sisteminformasiakadumw
kampusumwpoasia
ilmukomunikasiumw
giziubumw
agribisnismumw
tekniksipilmandalawaluya
teknikelektroumw
analiskesehatanmandalawaluya
laboratoriummandalawaluya
mabaumw
stafumw
beasiswamandala
kuliahumw
pelatihanmandala
pmbmandala
karirmandala
agendaumw
agroumw
akreditasiumw
alumnimandala
arsipumw
asetumw
asramaumw
auditumw
aulauwm
beritamandala
daftarmandala
dosenumw
e-journalmandala
edomumw
emailumw
fikesumw
himaumw
humasumw
infomandala
jurnalmandala
kabarmandala
kabarumw
kemahasiswaanmandala
kendariumw
kknumw
komunikasiumw
laboratoriumumw
legalumw
lmsumw
lpmumw
magangumw
mahasiswaumw
mapalaumw
mipaumw
mutuumw
perpusumw
ppgumw
pressumw
psikologiumw
pusatmandala
pusatumw
puskomumw
radioumw
rektoratumw
himaumw
sastraumw
sdmumw
sipegumw
sipilumw
sistermandala
ukmumw
uktumw
wismaumw
wisudaumw
yudisiumumw
bidanunimus
febunimus
fkmunimus
fkunimus
nersunimus
kampusmandala
lpsmumw
statistikumw